Tuesday, July 26, 2016

6 Tanda Kehamilan Sehat

Semoga kehamilannya sehat dan lancar ya Bu....
Doa serta harapan di atas selalu terucap bahkan sampai berkali-kali diucapkan oleh seserang ketika berpapasan dengan seorang ibu yang sedang mengandung.

Tapi, sebenarnya kehamilan yang sehat itu seperti apa sih? Nah, untuk memastikan kehamilan yang benar-benar sehat dan tak ada masalah, sebaiknya ibu hamil rutin memeriksakan dirinya ke dokter mengenai kehamilannya.

Mengacu pada WHO, pemeriksaan kehamilan harus dilakukan sebanyak minimal 4 kali. Yaitu satu kali pada trimester pertama, satu kali pada trimester kedua dan dua kali pada trimester terakhir.


Salah satu tanda dan ciri atau indikator bahwa seorang ibu memiliki kehamilan yang sehat adalah tekanan darahnya, serta kadar gulanya.

Memang sih ketika hamil, tekanan darah dan kadar gula mengalami peningkatan dan sedikit lebih tinggi, namun tidak terjadi lonjakan yang intens.

Nah, berikut ini ada beberapa tanda dan ciri kehamilan yang bisa dibilang sehat.

1. Tekanan darah dan kadar gula darah.

Perlu diwaspadai jika terjadi perubahan tekanan darah maupun gula darah yang drastis. Pasalnya keadaan tersebut dapat memicu preeklamasi yang bisa menyebabkan kelahiran prematur.

Begitu pula dengan tekanan darah yang rendah selama kehamilan. Ada banyak penyebab terjadinya darah rendah pada ibu hamil, misalnya saja adalah:
- Dehidrasi.
- Pelebaran sistem sirkulasi darah.
- Pelepasan hormon tertentu yang memperlebar pembuluh darah.





Selain itu, seiring dengan membesarnya rahim, akan membuat tekanan pada pembuluh darah semakin membesar yang dapat menyebabkan hipotensi atau tekanan darah rendah.

2. Kondisi rahim dan plasenta.

Agar janin dalam kandungan tetap aman, maka kesehatan rahim dan plasenta harus tetap dijaga. Plasenta yang bagus harus melekat dengan baik pada dinding rahim. Jika tidak, maka akan menyebabkan bayi lahir prematur.

3. Pertumbuhan janin.

Pertumbuhan janin yang baik akan menentukan kesehatan bayi nantinya. Dan untuk memastikannya, dapat dilakukan dengan memantau berat badan ibu hamil secara rutin dan pemeriksaan janin melalui USG.




4. Berat badan selama hamil.

Salah satu tanda kehamilan sehat adalah dengan naiknya berat badan pada ibu hamil.

5. Kadar hormon.

Seorang ibu hamil bisa menghasilkan progesteron lebih dari 400mg. Hal ini tentu lebih banyak dibandingkan dengan orang yang tidak hamil.

6. Gerakan janin.

Biasanya ada gerakan janin yang bisa dirasakan ketika masa kehamilan memasuki usia enam hingga sepuluh minggu. Gerakan janin membuktikan bahwa janin baik-baik saja dan mendapat cukup oksigen.

Sunday, July 24, 2016

Hati-Hati Dengan Suplemen dan Jamu

Ada orang yang mengatakan bahwa kesehatan bukanlah segalanya. Namun perlu diketahui bahwa tanpa kesehatan, itu bukanlah apa-apa. Kalau direnungi memang ada benarnya juga.

Perlu diketahui bahwa ada beberapa suplemen yang mengandung asam amino tinggi yang pada akhirnya akan membebani ginjal.

Dari situ,konsumsilah suplemen sesuai dengan aturan pakai yang disarankan atau tanyakan komposisi racikan kepada dokter Anda.





Jamu dengan campuran bahan kimia akan sangat berbahaya untuk kesehatan ginjal dan seringkali terlihat dosisnya tidak jelas. Oleh karenan ya, sebaiknya dihindari saja.

Namun untuk urusan jamu tradisional seperti kunyit asam, beras kencur, dan lain sebagainya, memang baik untuk kesehatan tubuh manusia.

Thursday, July 21, 2016

Berapa Lama Tidur yang Cukup

Kalau Anda beranggapan bahwa tidur hanya kurang dari lima jam saja dalam sehari, itu tidaklah cukup untuk menjaga tubuh kita ini tetap sehat.

Tidur yang dimaksud di sini adalah tidur dalam sehari semalam. Tidur siang, tidur sore juga dihitung. Dan kemudian ditotal berapa jumlahnya.


Sementara itu, jika tidur yang melebihi delapan jam dalam sehari, itu dianggap berlebihan.




Hasil riset yang dimuat dalam jurnal sleep medicine, telah membuktikan kebenaran itu semua. Selain itu, studi yang dilakukan di san diego menemukan bahwa wanita yang tidur kurang dari lima jam dalam sehari, maka usia harapan hidup lebih rendah.






Hal tersebut jika dibandingkan dengan wanita yang tidur selama tujuh atau delapan jam dalam sehari.

Tidurlah setidak-tidaknya enam setengah jam dalam sehari. Dan alangkah baiknya tidur selama tujuh setengah atau delapan jam dalam sehari.

Monday, July 18, 2016

8 Keadaan Ibu Hamil Harus Mengonsumsi Suplemen

Kebutuhan akan vitamin dan mineral untuk ibu hamil perlu dicukupi agar kesehatan tetap terjaga dan pertumbuhan janinnya bisa tetap optimal.

Kalau vitamin bisa diperoleh dengan mudah, maka lain halnya dengan yang namanya mineral. Dan rupanya memang cukup sulit untuk didapatkan.

Namun perlu diketahui oleh semuanya bahwa tak semua suplemen aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Untuk itu, apa perlu ibu hamil mengonsumsi suplemen sepanjang masa kehamilannya ya.





8 Keadaan Ibu Hamil Harus Mengonsumsi Suplemen


Ternyata memang ada perlunya juga, namun dalam keadaan tertentu dimana ibu hamil membutuhkan pemberian suplemen multivitamin selama kehamilannya.


Keadaan tertentu tersebut misalnya saja adalah:

1. Kehamilan kembar.
2. Defisiensi zat besi.
3. Ibu hamil malnutrisi.
4. Ibu hamil gizi buruk.
5. Ibu hamil yang perokok aktif maupun pasif.
6. Ibu hamil yang mengonsumsi alkohol.
7. Ibu hamil yang menderita epilepsi.
8. Ibu hamil vegan.






Vegan artinya adalah seorang ibu hamil yang hanya makan dan minum produk-produk nabati saja. Itulah delapan alasan kenapa ibu hamil harus mengonsumsi suplemen.

Semua jenis suplemen sebaiknya dikonsumsi sesuai dengan anjuran asupan yang direkomendasikan. Bila kelebihan, maka akan dapat terjadi efek samping yang tak diinginkan.

Dan sebaiknya pula, suplemen yang akan dikonsumsi oleh ibu hamil sebaiknya tidak mengandung bahan yang ada kafein maupun alkoholnya.

Saturday, July 16, 2016

Waspadai Jika Ubun-Ubun Bayi Berdenyut

Ubun-ubun atau yang dikenal dalam istilah kedokterannya fontanella besar. Ketika dipegang, ubun-ubun terasa berdenyur, ada pergerakan.

Sebagai orangtua baru, pasti akan sangat khawatir melihat ini. Namun bagi yang sudah berpengalaman sebagai orangtua, maka hal tersebut wajar-wajar saja.

Fontanella besar ini akan menutup dengan sendirinya setelah usia bayi menginjal 19 bulan, berarti dua tahun kurang. Tak perlu dikhawatirkan.





Namun jika ubun-ubun bayi berdenyut terus setelah bayi berusia 19 bulan, maka hal ini perlu dikhawatirkan oleh orangtua. Sudah waktunya behenti berdenyut kok masih saja terasa denyutnya.

Oleh karena itu, segera periksakan ke dokter, karena dikhawatirkan merupakan suatu tanda penyakit. Penyakit yang bisa demikian adalah penyakit hidrosefalus.

Tanda-tanda lain yang mesti diwaspadai oleh orangtua adalah apabila ubun-ubun besar tersebut terasa cekung jika dipegang. Hal ini menandakan bahwa bayi mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan.




Sedangkan yang lainnya adalah jika ubun-ubun besar tersebut teraba menonjol, harap hati-hati lagi karena kemungkinan besar bayi mengalami peningkatan tekanan dalam kepala.

Bisa juga bayi menalami tekanan intrakranial meningkat, yang biaasnya bisa disebabkan adanya infeksi di otak atau ada tumor yang bersarang di otak.

Thursday, July 14, 2016

5 Tips Melawan Selulit pada Wanita

Pada umumnya wanita memiliki masalah dengan yang namanya selulit. Ya, meskipun timbul di area yang tertutup pakaian, namun yang namanya selulit ya tetap saja selulit.


Selulit menimbulkan rasa tak percaya diri, apalagi kalau sedang merencanakan liburan ke pantai yang mana biasanya orang memakai pakaian bikini. Tuh malu kan..

Nah, untuk mencegah timbulnya selulit, ada baiknya mencoba menerapkan tips di bawah ini.

5 Tips Melawan Selulit pada Wanita


1. Perbanyaklah minum air putih.

Memang kalau pertama dan awal kali minum air putih yang banyak, maka akan tidak terbiasanya atau terkendala masalah lain seperti sering buang air kecil.


Namun jika sudah terbiasa, maka hal tersebut bisa diatasi dengan sendirinya. Dibutuhkan latihan khusus untuk bisa minum air putih dengan jumlah yang banyak.

2. Konsumsi buah yang banyak mengandung air.

Seperti buah jambu air, anggur, apel dan semangka. Berdasarkan penelitian bahwa wanita yang rutin mengonsumsi buah yang mengandung air, maka akan memiliki pinggang dan indeks massa tubuh yang lebih kecil.





3. Konsumsi sayuran berwarna.

Sayuran yang berwarna seperti wortel dan tomat banyak mengandung vitamin C yang sangat penting untuk mencegah kerusakan pada kolagen. Kolagen sendiri adalah struktur pendukung dalam kulit yang membuatnya tetap kenyal.

Jika kolagen melemah, maka kulit akan kehilangan elastisitasnya yang pada akhirnya kulit dan lemak akan menjadi menonjol dan menjadi selulit.

4. Olahraga.

Dengan berolahraga secara rutin, bisa membantu pembuangan lemak dalam tubuh.




5. Konsumsi gandum.

Karbohidrat kompleks seperti nasi putih, pasta dan roti putih yang dikonsumsi secara berlebih, akan dikonversi menjadi gula darah atau glukosa.

Tubuh menjadi cenderung ajan menyimpan kelebihan glukosa sebagai glikogen dibanding dengan membakarnya. Hal inilah yang menyebabkan terciptanya sel-sel lemak baru, suhingga lemak tersebut akan mendorong jaringan ikat di kulit dan menimbulkan selulit.

Untuk mencegahnya, ganti asupan karbohidrat Anda. Penuhilah kebutuhan karbohidrat dengan mengonsumsi bubur gandum atau roti gandum.

Selamat mencoba tips di atas. Dan sebagai tambahan, temukanlah berbagai macam jus buah segar yang tak hanya segar pada saat diminum, namun banyak khasiatnya baik untuk kesehatan maupun kecantikan.

Wednesday, July 13, 2016

4 Penyebab Bayi Sulit Tidur Lelap

Perlu diketahui oleh orangtua baru bahwa bayi yang baru lahir lebih banyak tidur ketimbang anak di atas satu tahun. Namun ada kalanya terdapat kondisi dimana si kecil justru susah tidur dan rewel.

Padahal orangtuanya sudah berusaha sekuatnya agar anak segera terlelap tidur. Hal ini bukan tanpa sebab kenapa si kecil berperilaku sedemikian rewelnya.

Biasanya bayi akan sulit tidur karena merasa lapar dan rasa tidak nyaman pada dirinya. Rasa ini bisa membuat bayi menangis untu protes kepada orngtuanya.

Lantas apa yang menyebabkannya rewel demikian dan tidak mau segera memjamkan mata? Yuk temukan jawabannya di sini.





4 Penyebab Bayi Sulit Tidur Lelap


1. Kolik.

Yaitu gangguan pencernaan yang biasanya banyk terjadi pada usia baru lahir, antara 0 hingga 3 bulan. Gangguan pencernaan ini berpusat pada rangsangan saraf, sehingga terjadi penumpukan gas pada perut.

Dan hal inilah yang menyebabkan kenapa bayi sulit tidur dan rewel terus menerus.

2. Ruam dan lembab.

Penggunaan popok yang tidak dipantau dan diganti, maka lama kelamaan akan menimbulkan binti-bintik kecil, lembab serta ruam pada lipatan-lipatan selangkangan bayi.





Akibanya, bayi merasa perih, menangis, dan tentunya kan sulit sekali untuk tidur.

3. Rasa tidak nyaman.

Si kecil memang masih sensitif terhadap lingkungan sekitarnya. Ada masanya bayi bisa tidur dengan lelap kalau kondisi lingkungan sekitarnya nyaman, dan sebaliknya.

4. Lapar.

Tak hanya bayi saja, orang dewasa pun kalau lapar pasti akan sulit tidur. Bayi akan sebentar-sebentar bangun akibat dari lapar yang dialaminya.

Jika tak kunjung diberi makan juga, ia akan menjadi rewel,gelisah serta menangis dan sulit tidur. Sebaiknya jangan biarkan terlalu lama hingga dia menangis.

Sunday, July 10, 2016

Gejala dan Ciri-ciri Wasir Bervariasi

Ciri-ciri atau gejala wasir itu bisa bervariasi, mulai dari yang ringan hingga yang berat. Bisa ada rasa nyeri saat buang air besar, lalu keluar darah saat BAB.

Yang terlihat adalah keluarnya benjolan di anus. Bisa bersifat sementara dan dapat dimasukkan lagi. Atau justru malah menetap tidak mau dikembalikan.

Rasa nyeri di benjolan ada yang terasa dan ada yang tidak. Namun pada wasir yang lebih parah, benjolan yang keluar sedemikian rupa besarnya dan disertai pendarahan masif.





Selain itu, bisa ditemui gejala konstipasi atau adanya riwayat pekerjaan seperti duduk atau berdiri terlalu lama.

Wasir ada Dua

Secara umum, wasir juga memiliki dua jenis yaitu:

1. Internal.
2. Eksternal.

Wasir eksternal berasal dari pelebaran pembuluh darah pleksus hemoroid inferior. Sedangkan wasir internal berasal dari pelebaran pembuluh darah pleksus hemoroid superior.

Friday, July 8, 2016

10 Jenis Makanan Berserat Menurut Puslitbang Gizi

Apakah yang dimaksud dengan makanan berserat itu? Makanan berserat adalah makanan yang tidak bisa dicerna atau diserap oleh tubuh manusia.

Oleh karena sifatnya tersebut maka serat makanan ini tidak akan menghasilkan energi atau kalori tubuh. Dengan gerakan peristaltik usus, serat yang masih merupakan jenis karbohidrat ini akan dibawa oleh usus halus menuju usus besar untuk selantuynya dibuang.

Keberadaan serat dalam usus besar dapat membantu proses metabolisme dalam usus besar, termasuk mencegah sembelit dan mengatasi konstipasi.




Menurut Puslitbang gizi Depkes RI tahun 2001, rata-rata konsumsi serat penduduk Indonesia adalah 10,5 gram. Sedangkan anjuran konsumsi serat untuk orang dewasa perharinya adalah sekitar 25-38 gram.







Untuk memenuhi kebutuhan serat dalam tubuh, maka Anda perlu menambahkan beberapa makanan di bawah ini ke dalam menu makan sehari-hari.

1. Apel.
2. Pisang.
3. Pir.
4. Alpukat.
5. Pepaya.
6. Jambu biji merah.
7. Kentang.
8. Jagung.
9. Kacang-kacangan.
10. Sayuran.

Kacang-kacangan bisa terdapat pada kacang polong, kacang hitam dan kacang merah. Sedangkan sayuran yang dimaksud adalah berupa bayam, lobak, brokoli, ubu jalar, labu, kol dan kubis merah.

Itulah kesepuluh macam makanan yang banyak mengandung serat menurut Puslitbang Gizi Indonesia.

Wednesday, July 6, 2016

Kenali Dehidrasi pada Anak

Air merupakan komponen penting dalam asupan harian anak karena memang kebutuhan cairan pada anak memang lebih tinggi daripada orang dewasa.

Orangtua harus dapat mengenali tanda dan gejala kekurangan cairan pada anak. Pada dehidrasi ringan, anak biasanya hanya hanya tampak kehausan dan agak rewel disertai air seni yang berwarna lebih kuning.

Bila dehidrasi ringan berlanjut, akan menjadi dehidrasi sedang pada bayi biasanya akan tampak lemas dan mengantuk dengan mengantuk dengan mata cekung dan bibir yang tampak kering serta produksi air seni yang berkurang.





Sedangkan pada anak, biasanya masih aktif, namun bibir dan lidah tampak kering serta produksi air seninya berkurang.

Pada dehidrasi berat, kaki serta tangan kalau diraba terasa dingin dan tampak lebih lemas. Seringkali pula produksi air seni sangat berkurang bahkan cenderung tidak buang air kecil sama sekali.






Coba tengok saja bagaimana jumlah air seni ketika dia pipis. Pada kondisi normal dan cukup cairan, popok bayi perlu diganti sebanyak 4-8 kali.

Sementara itu, anak akan buang air kecil sebanyak 4-8 kali dalam sehari.

Monday, July 4, 2016

Pertolongan Pertama Anak Disengat Serangga

Perlu diketahui bahwa jika anak tersengat oleh serangga, segera setelah tersengat, perhatikan dengan seksama apakah ada sengat yang tertinggal di kulit.

Bila sengat masih tampak, maka segera cabut atau lepaskan sengat tersebut dalam kurun waktu 30 detik pertama agar tidak banyak racun yang masuk dari sengat tersebut.


Setelah itu, lakukan garukan ringan dengan kuku jari Anda untuk membuang sengat dan kantung toksin-nya. Ingat, hanya perlu melakukan garukan ringan saja, jangan dipijat.

Setelah itu, lakukan pengobatan awal pada area luka sebagai berikut.





Posisikan anggota gerak yang tergigit atau tersengat serangga lebih tinggi dari anggota lain. Setelah itu, kompreslah dengan air dingin untuk mengurangi bengkak dan rasa nyeri.

Segera bawa ke dokter, jika bengkak tidak kunjung hilang, atau timbul infeksi sekunder seperti alergi dan toksik. Dokter akan membantu lebih lanjut.

Saturday, July 2, 2016

10 Risiko Operasi Sesar Bagi Ibu Hamil

Memang jaman sekarang ini, banyak ibu hamil yang memilih persalinan melalui operasi sesar karena takut merasakan sakit ketika melirkan secara normal atau tidak ingi menunggu lama seperti menunggu proses pembukaan atau dilatasi yang bisa memakan waktu yang lama.

Bahkan ada juga yang beralasan melakukan operasi sesar karena ingin melahirkan sang bayi pada tanggal-tanggal tertentu semisal awal tahun dan sebagainya.

Menurut ilmu kedokteran, suatu kehamilan dinyatakan cukupbulan atau aterm dam bahasa kedokteran, apabila usia kandungan 37 minggu ke atas berdasarkan Hari Pertama Hari Terakhir.

Artinya adalah di saat usia ini janin secara organ sudah matang dan siap lahir-usia kehamilan 40 minggu. Pada kondisi tertentu, bisa saja operasi sesar dilakukan sebelum 37 minggu (prematur).

Sejauh ini, operasi sesar memang dianggap relatif aman. Namun, sama seperti operasi besar lainnya, operasi sesar juga memiliki risiko tindakan yang lebih besar dalam jangka panjang atau jangka pendek.

Berikut ini adalah risiko yang mungkin terjadi jika ibu hamil melakukan operasi sesar.

1. Rasa sakit setelah operasi.

Ini merupakan faktor yang paling utama karena rasa sakit bisa berlangsung setidaknya untuk beberapa minggu setelah operasi.



2. Infeksi.

Terutama infeksi pada luka bekas operasi, infeksi saluran kemih, dan infeksi pada dinding rahim.

3. Pembekuan darah di kaki atau paru-paru.

4. Pendarahan.


5. Efek setelah anestesi yaitu mul, muntah dan sakit kepala.

6. Terbentuknya jaringan ikat (adhesi).

7. Timbulnya luka bekas sayatan yang panjangnya berkisar antara 10-15 cm.

Biasanya setelah beberapa tahun luka tersebut akan tersamarkan.

8. Cedera pada saraf atau organ lain yang dapat terjadi selama operasi berlangsung.

9. Leher rahim terhalang.

Dikarenakan tumbuhnya plasenta di dalam rahim yang biasa disebut plasenta previa. Selain itu, ibu hamil bisa mengalami plasenta akreta, incentra atau percetra. Ketiganya bisa menyebabkan pendarahan hebat setelah melahirkan.






10. Bekas jahitan yang robek saat melahirkan berikutnya.

Nah, apabila semuanya sudah diterangkan secara jelas dan detil, ibu hamil dan keluarganya tetap bisa meminta operasi sesar, maka keputusan terakhir diserahkan pada pasien dan keluarga.

Categories