3 Faktor Pengaruhi Kecerdasan dan Jasmani Seseorang

Sejak lahir, jasmani seseorang akan terus berkembang, baik dalam bentuk badan, ukuran-ukuran badannya maupun dalam daya kerjanya. Semuanya akan terus tumbuh hingga anak mencapai dewasa.

Pertumbuhan dan perkembangan ini akan terus berkembang hingga anak berusia 25 tahun.

Tapi ingat, bahwa perkembangan jiwa seseorang, diantaranya perkembangan kecerdasan seseorang, tidaklah berhenti di usia 25 tahun ini.

Karena perkembangan jiwa atau kecerdasan seseorang mungkin saja masih dapat berlangsung terus sesuai dengan kemampuan masing-masing anak.


Apa saja yang mempengaruhi pertumbuhan jasmani dan pertumbuhan kecerdasan seseorang? Ada beberapa faktor yang turut mempengaruhinya, diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Faktor keturunan.

Artinya adalah jika orang tuanya besar-besar, mungkiin sekali anak-anaknya juga besar-besar. Kalau orang tuanya tinggi, mungkin juga anaknya akan menjadi tinggi.





Kalau orantuanya pandai, anaknya juga cerdas, meskipun menurut hukum keturunan, hukum genetika,ab apar tidak selalu dapat demikian halnya.

2. Faktor pembawaan.

Artinya adalah perkembangan seseorang sudah ditentukan pula oleh keadaannya selama di dalam kandungan. Misalnya saja ada anak yang lahir dengan kelainan-kelainan pada bagian tubuhnya seperti bibir sumbing dan sebagainya.






3. Faktor luar.

Ini sangat penting untuk diperhatikan. Sebab apa? Karena kalau sebagai akibat faktor keturunan dan faktor pembawaan manusia tidak dapat berbuat banyak, maka manusia pada hakekatnya dapat mengendalikan faktor luar yang sangat berpengaruh bagi perkembangan jasmani serta kecerdasan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "3 Faktor Pengaruhi Kecerdasan dan Jasmani Seseorang"

Post a Comment